Minggu, 13 Desember 2015

PENGARUH MEDIA IKLAN PEPSODENT TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN MASYARAKAT




Disusun oleh :
NAMA            : YUSEVA BARASWATI
NIM                : D1815135                

PROGRAM STUDI D III PERPUSTKAAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
2015


  
BAB I
PENDAHULUAN

A.  LATAR BELAKANG
Komunikasi adalah hal yang penting dalam kehidupan kita. Komunikasi dapat berupa lisan maupun tulisan. Komunikasi sangat berpengaruh dalam menjalani kehidupan. Terlebih komunikasi mampu mengubah cara pandang seseorang melalui sebuah iklan. Iklan adalah suatu hal yang penting bagi keberlangsungan sebuah perusahaan yang bekerja di bidang pelayanan kebutuhan konsumen. Iklan mampu memberikan umpan balik yang luar biasa ketika iklan tersebut telah muncul dalam media komunikasi seperti televisi, radio, ataupun surat kabar. Iklan mampu menarik konsumen  dengan kata-kata persuasifnya. Iklan juga sangat menguntungkan bagi produsen karena selain mampu menarik para konsumen secara langsung, iklan juga mampu menarik para investor. Sekarang masyarakat mulai sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri terutama kesehatan mulut, gigi, dan gusi. Dan karena kesadaran masyarakat itu pula yang membuat permintaan pasta gigi meningkat. Oleh karena itu para produsen mulai berlomba-lomba dalam menarik minat masyarakat dengan adanya sebuah iklan. Iklan inilah yang akan menjadi penentu sebuah keputusan dari para konsumen dan mengubah pola pikir mereka agar sama dengan iklan tersebut atau bisa dibilang sugesti. Seperti contohnya disini penulis akan mengambil sebuah iklan Pepsodent.

B.  RUMUSAN MASALAH
Bagaimana pengaruh media komunikasi yang berbentuk iklan pepsodent kepada masyarakat dalam mengambil sebuah keputusan pembelian?


C.  TUJUAN                         
Agar pembaca mengetahui informasi yang disampaikan melalui iklan dalam bentuk tertulis. Dan mengetahui bagaimana tanggapan dari iklan tersebut dalam pengambilan sebuah keputusan untuk membeli produk tersebut.

BAB II
PEMBAHASAN


A.    PENGERTIAN
Komunikasi secara umum adalah proses pengiriman (sending) dan penerimaan (receiving) pesan atau berita (informasi) antara dua individu atau lebih dengan cara yang efektif sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Pada makalah kali ini penulis akan membahas mengenai iklan dari salah satu merek pasta gigi yang sudah terkenal di Indonesia dan tidak diragukan lagi kesuksesannya dalam memasarkan produknya yaitu pepsodent.
Pepsodent sendiri adalah salah satu merek pasta dan sikat gigi dari Unilever. Pepsodent juga menjadi pasta gigi yang tertua di Indonesia. Pepsodent pertama kali diluncurkan di Inggris pada dekade 1920-an dan menyebar ke negeri-negeri jajahannya termasuk Hindia-Belanda (Indonesia), Malaya (Malaysia), dan Temasek (Singapura). Pepsodent adalah salah satu produk yang cukup terkenal pada masa penjajahan, ketika Unilever memasuki pasaran Indonesia di era penjajahan, sekitar dasawarsa 1930-an. Dan sampai saat ini pepsodent telah menjadi TOP BRAND yang menjadi produk yang dipakai sebagian besar penduduk di Indonesia.

B.     HASIL SURVEI
Hasil survey pasar JAKPAT menyatakan bahwa Pepsodent menjadi brand yang paling sering digunakan sebesar 71.06%, kemudian diikuti oleh Close Up sebesar 11.04%, Sensodyne sebesar 5.60%, Formula 3.52%, Ciptadent 2.73% dan sisanya merek lain sebesar 5.74%.
TOP BRAND AWARD 2014
MEREK
TBI
TOP
Pepsodent
73,1%
TOP
Ciptadent
8,4%
Close Up
6,4%
Formula
6,1%




C.     GAMBARAN IKLAN PEPSODENT

Promosi paling menarik adalah iklan pada televisi karena pemirsa dapat melihat gambar, mendengarkan suara, serta mengetahui informasi yang disampaikan dari iklan tersebut dengan cepat. Selain itu promosi dalam bentuk iklan televisi mampu menjangkau masyarakat kita yang berada pada daerah pelosok. Masih ingat dengan iklan Ayah dan Dika? Ini sangat mengundang perhatian masyarakat dimana Sang Ayah mengajarkan anaknya untuk menggosok gigi sebelum tidur agar tidak tidur dengan ayam yang baru saja Dika makan. Dan iklan ini mampu mengajarkan hal baik pada masyarakat yaitu memulai kebiasaan baik yang belum pernah dilakukan oleh masyarakat Indonesia sebelumnya dengan menyikat gigi pagi dan malam. Respon masyarakat sangat kuat. Dan pepsodent mampu menjadi Top Brand dalam penjualan produknya dan bersaing pada produk lainnya.
Berikut adalah kelebihan dari iklan pasta gigi pepsodent :
1.      Merek pepsodent ini sudah lama di Indonesia sehingga sudah banyak yang mengetahui kualitas dari produk tersebut.
2.      Pepsodent memilik banyak variasi sehingga konsumen tidak bosan menggunakan produk tersebut.
3.      Produk pepsodent mudah didapat di supermarket dan minimarket di berbagai kota di Indonesia dan harganya pun terjangkau.
Berikut pula kelemahan dari iklan pasta gigi pepsodent :
1.      Iklan pasta gigi pepsodent secara bergantian hanya menampilkan adegan menyikat gigi atau mengets kekuatan gigi di depan wastafel dan cermin. Beberapa konsumen bosan akan iklan tersebut dan tidak dapat membedakan iklan pepsodent dengan berbagai jenis.
2.      Pada iklan pepsodent sensitive expert terkesan meniru merek pasta gigi yang sudah tayang sebelumnya dan seperti mengincar pasar gigi sensitive.

Dampak positif dari iklan tersebut tentu masyarakat sudah mulai sadar akan pentingnya kesehatan diri sendiri. Mau memulai kebiasaan baik. Dampak positif juga dirasakan oleh produsen yaitu mampu memberikan produk yang baik bagi masyarakat pada umumnya dan keuntungan dalam perusahaan itu sendiri. Dan jika perusahaan itu mengalami keuntungan, pekerjanya pun juga mengalami kesejahteraan dalam kehidupan berumah tangga. Tetapi terkadang ada dampak negatif dari iklan tersebut. Dimana masyarakat mulai menjadi konsumerisme. Terlebih produk pepsodent ini memiliki beberapa varian yang mampu menarik minat masyarakat untuk mencoba dan mulai memakai varian tersebut sesuai keinginan dan kebutuhan. Seperti iklan pepsodent yang diperuntukkan bagi pemilik gigi sensitif. Iklan ini memang sedikit kontroversial karena sedikit menyindir iklan pasta gigi sebelumnya yang juga menawarkan pasta gigi khusus gigi sensitif.
Dahulu masyarakat Indonesia tidak menggunakan pasta gigi untuk membersihkan mulut, gigi, dan gusi, tetapi dahulu masyarakat Indonesia masih menggunakan bahan herbal seperti dedaunan, arang, atau bahkan bubuk batu bata. Dimana bahan bahan herbal tersebut dipercaya mampu melindungi gigi dari kuman, bau nafas, dan gigi bisa menjadi lebih kuat. Namun itu semua ada benarnya. Bisa kita lihat nenek atau kakek kita, masih banyak yang memiliki gigi sehat dan terawat. Itu karena kandungan dari bahan bahan alami itu tidak merusak gigi. Berbeda dengan pasta gigi pada umumnya. Memang benar pasta gigi membuat gigi tampak lebih putih dan nafas menjadi segar. Tetapi lihat, sesering apapun kita menggosok gigi, pasti ada saja gigi kita yang berlubang atau berplak. Ini semua karena bahan-bahan kimia yang ada di dalam pasta gigi yang mampu merusak email gigi sehingga memudahkan gigi berlubang. 



DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar