Sabtu, 19 Juli 2014

evAN



Ketika sahabatmu memiliki sahabat yang jauh lebih indah daripada dirimu sendiri
Apa yang akan kamu lakukan? Masih pantaskah kamu disebut “sahabat” lagi olehnya? Dan ketika Tuhan sudah menakdirkan bahwa bukan kamulah yang pantas menjadi sahabat dari sahabatmu. Bagaimana perasaanmu?

1 komentar: