Ketika sahabatmu memiliki sahabat yang jauh lebih indah
daripada dirimu sendiri
Apa yang akan kamu lakukan? Masih pantaskah kamu disebut “sahabat”
lagi olehnya? Dan ketika Tuhan sudah menakdirkan bahwa bukan kamulah yang pantas
menjadi sahabat dari sahabatmu. Bagaimana perasaanmu?
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus